Pembuatan Sabun Cuci Piring Dengan Memanfaatkan Limbah Kulit Jeruk Nipis Serta Penambahan Gel Lidah Buaya Sebagai Bahan Formulasi Tambahan
Keywords:
pembuatan sabun cuci pring, kulit jeruk nipis, gel lidah buaya, formulasiAbstract
Sabun pencuci piring merupakan salah satu komponen penting dalam rumah tangga yang berperan dalam membersihkan kotoran dan lemak pada peralatan makan dan masak. Komponen bahan untuk membuat sabun cuci piring bisa kita dapatkan yaitu dengan memanfaatkan limbah kuit jeruk nipis yang mana dapat menjadi antioksidan di dalam sabun cuci piring, Adapun untuk membuat sabun cuci piring yang lembut di tangan dan tidak membuat iritasi yaitu dengan menambahkan gel lidah buaya ke dalam formula. Dengan adanya tambahan kedua komponen tersebut diharapkan akan menjadikan sabun cuci piring yang lebih alami dalam menghilangkan noda dan lebih lembut saat digunakan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui tingkat efektivitas pada sabun cuci piring melalui uji organoleptik, pH, stabilitas busa, dan daya bersih, juga untuk mengetahui formulasi yang tebaik untuk digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menganalisis organoleptik, mutu kimia, dan daya bersih sabun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pengumpulkan hasil penelitian dalam bentuk tabel dan grafik, Adapun subjek yang diambil dalam penelitian ini adalah dengan mengambil sampel sebanyak 16 siswa putra MAN IC Paser Angkatan 7 dan 8 untuk uji organoleptik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sabun cuci dengan ekstrak kulit jeruk nipis dan penambahan gel lidah buaya memiliki tingkat organoleptic yang baik, pH yang baik dan aman untuk kulit, juga memiliki daya bersih yang baik untuk membersihkan piring.






